Penataan Demokrasi Dan Pemilu Di Indonesia Pasca Reformasi

Sutan Sorik

Abstract

Abstrak

Tulisan ini mengulas buku yang ditulis oleh Ni’matul Huda dan M. Imam Nasef tentang Demokrasi dan Pemilu di Indonesia Pasca Reformasi. Ulasan berfokus pada tiga hal yaitu tentang dinamika pelaksanaan demokrasi dan pemilu di Indonesia dengan batasan pasca reformasi baik dari segi aspek normatif maupun empiris, bagaimana desain sistem penyelenggaraan pemilu, serta bagaimana pemecahan dan harapan untuk masa depan demokrasi dan kelembagaan penyelenggara pemilu agar mampu meng-upgrade demokrasi yang sedang dibangun. Walaupun ada kritik untuk buku ini tentang belum mengupas persoalan sumber daya manusia (SDM) yang memengaruhi performa lembaga-lembaga yang menjalankan demokrasi dan pemilu, akan tetapi ulasan ini sepakat dengan penulis bahwa masih perlu adanya penataan demokrasi dan pemilu di Indonesia.

Kata kunci: Penataan Demokrasi dan Pemilu, Indonesia, Pasca Reformasi

Full Text:

PDF

References

Aspinall, Edward, Herbert Feith, dan Gerry van Klinken (eds.). Titik Tolak Reformasi: Hari-hari Terakhir Presiden Soeharto.Yogyakarta: LKiS, 2000.

Asshiddiqie, Jimly. Kemerdekaan Berserikat, Pembubaran Partai Politik dan Mahkamah Konstitusi. Jakarta: Konstitusi Press, 2005.

Haris, Syamsuddin. Masalah-masalah Demokrasi dan Kebangsaan Era Reformasi. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2014.

Indrayana, Denny. Amandemen UUD 1945: Antara Mitos dan Pembongkaran. Jakarta: Mizan, 2007.

Isra, Saldi. Pergeseran Fungsi Legislasi Menguatnya Model Legislasi Parlementer Dalam Sistem Presidensial Indonesia. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2013.

Nugroho, Heru. Demokrasi dan Demokratisasi: Sebuah Kerangka Konseptual untuk Memahami Dinamika Sosial-Politik di Indonesia. Dalam Jurnal Pemikiran Sosiologi UGM, vol. 1, no. 1 (Mei 2012).

Mayo, Henry B. An Introduction to Democratic Theory. New York: Oxford Univercity Press, 1960.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.