Kebijakan Keamanan Maritim di Perbatasan Indonesia : Kasus Kejahatan di Laut Sulawesi – Laut Sulu

Ismah Rustam

Abstract

Tulisan ini akan membahas mengenai kebijakan keamanan maritim pada wilayah Laut Sulawesi – Laut Sulu yang sering kali dihadapkan dengan permasalahan kejahatan terutama penyanderaan dan pembajakan kapal. Meski tiga negara; Indonesia, Malaysia, dan Filipina telah melaksanakan patroli bersama di kedua perairan namun angka tindak kejahatan di wilayah tersebut masih tergolong tinggi. Pendekatan yang ingin dilihat dalam tulisan ini yaitu pembentukan kerjasama trilateral, dimana pemerintah perlu melakukan pendekatan diplomatik dan membentuk rezim kerjasama yang cukup mengikat. Indonesia selaku negara yang memiliki kepentingan teritorial cukup besar di wilayah tersebut harus menginisiasi tindak lanjut dari pertemuan-pertemuan yang telah dilaksanakan di antara tiga negara. Layaknya Selat Malaka, alur laut wilayah perbatasan Laut Sulawesi - Laut Sulu termasuk jalur pelayaran yang berbahaya. Berbagai inisiatif rezim di Selat Malaka membuat  penurunan angka kriminalitas dan meningkatkan angka keselamatan navigasi. Sementara di wilayah perbatasan Laut Sulawesi – Laut Sulu belum nampak rezim yang cukup kuat dalam pengamanan lautnya. 

Keywords

keamanan maritim, Laut Sulawesi – Laut Sulu, rezim, wilayah teritorial

Full Text:

PDF

References

Banyu Perwita, AA dan Dharma Agastia, IGB. Maritime Security in The Indo-Pacific. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2016.

Cipto, Bambang. Hubungan Internasional di Asia Tenggara. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2007.

Dam, Syamsumar. Politik Kelautan. Jakarta: Bumi Aksara. 2010.

Irewati, Awani. “Makna Kerjasama Pertahanan Indonesia-Singapura bagi Perairan Natuna” dalam Japanton, Sitohang, et.al. Perbatasan Wilayah Laut Indonesia di Laut China Selatan: Kepentingan Indonesia di Perairan Natuna. Jakarta: LIPI Press. 2008.

Jemadu, Aleksius. Politik Global dalam Teori dan Praktik. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2014.

Kusumaatmadja, Mochtar. “Wawasan Nusantara dari Segi Geopolitik dan Geostrategis” dalam Strategi Kelautan. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. 1988.

Lapian, Adrian B. Orang Laut, Bajak Laut, Raja Laut, Sejarah Kawasan Laut Sulawesi Abad XIX. Jakarta: Komunitas Bambu. 2009.

Luhulima, C.P.F. “Pendahuluan” dalam Sitohang, Japanton,et.al. Perbatasan Wilayah Laut Indonesia di Laut Cina Selatan: Kepentingan Indonesia di Perairan Natuna. Jakarta: LIPI Press. 2008.

Luhulima, C.P.F. Dinamika Asia Tenggara Menuju 2015. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2011.

Prasetyono, Edy. “Keamanan Internasional dan Politik Luar Negeri Indonesia”, dalam Bandoro, Bantarto (ed.). Mencari Desain Baru Politik Luar Negeri Indonesia. Jakarta: CSIS. 2005.

Simamora, Parulian. Peluang dan Tantangan Diplomasi Pertahanan. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2013.

Wahyono, S.K. Indonesia Negara Maritim. Jakarta: Teraju (Anggota IKAPI). 2007.

Winarno, Budi. Isu-isu Global Kontemporer. Yogyakarta: CAPS. 2011.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Penelitian Politik - Pusat Penelitian Politik - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P-LIPI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.