Neotradisionalisme dan Distopianisme: Tinjauan atas Tiga Buku Robert D. Kaplan

Nanto Sriyanto

Abstract

Abstrak

 

Artikel ini bertujuan menganalisa tulisan Robert D. Kaplan terutama yang terungkap dalam tiga publikasinya yaitu The Coming Anarchy: Shattering the Dreams of the Post Cold War (New York: Vintage Books. 2000), The Revenge of Geography: What the Map Tells Us About Coming Conflicts and the Battle Against Fate (New York: Random House Publishing. 2013), dan Asia’s Cauldron: the South China Sea and the End of A Stable Pacific (New York: Random House. 2014). Robert D. Kaplan dengan pendekatan geopolitik dan berlatar belakang sebagai wartawan yang mengalami langsung sejumlah perubahan penting pasca-Perang Dingin membawa pesan tentang negaran gagal yang mengancam stabilitas global, utamanya negara-negara maju (2000), kebangkitan pemikiran klasik geopolitik dalam dunia yang semakin padat dengan kekuatan yang terpolarisasi (2013), dan implikasinya terhadap kawasan Asia Timur sebagai kawasan yang rawan konflik. Dari ketiga publikasi Kaplan tersebut, penulis melihat pesan senada yang berwujud dalam bentuk bangkitnya pemikiran neotradisionalisme realis dalam hubungan internasional dan distopianisme. Di lain pihak, penulis juga melihat kekurangan dalam uraiannya yang popular dan menarik minat banyak pembaca dari kalangan luas, baik akademisi, aktivis LSM, bahkan pengambil keputusan, Kaplan terbilang tidak cukup mengupas posisi teoritisnya dibandingkan teori yang ada yang menjadi diskursus akademik. Alih-alih memunculkan paparan yang holistik sebagaimana ia sebagai pengamat lapangan dan travel journalis menempatkan diri dalam setiap publikasinya, tulisan Kaplan harus dikritisi secara akademik karena tidak cukup utuh memberikan pandangan sebagaimana klaimnya yang banyak diungkap.

 

Key Words: Robert D. Kaplan, geopolitik, realis neotradisonalisme, holistik, travel journalist

Full Text:

PDF

References

Anderson (ed.), Lisa. Transition to Democracy. New York: Columbia University Press. 1999.

Anne-Marie Slaughter, “Power Shifts‘The Revenge of Geography,’ by Robert D. Kaplan” The New York Times 15 Oktober 2012 diakses dari http://www.nytimes.com/2012/10/07/books/review/the-revenge-of-geography-by-robert-d-kaplan.html?_r=0

Besteman, Catherine. “Why I Disagree with Robert Kaplan” dalam Catherine Besteman dan Hugh Gusterson, Why America’s Top Pundits Are Wrong: Anthropologists Talk Back Berkley: Univerisity of California Press. 2005.

Bringa, Tone. “Haunted by the Imaginations of the Past” dalam Catherine Besteman dan Hugh Gusterson, Why America’s Top Pundits Are Wrong: Anthropologists Talk Back. Berkley: Univerisity of California Press. 2005.

Campbell, James. “Sir Patrick Leigh Fermor obituary: Highly regarded travel writer and heroic wartime SOE officer” (The Guardian, 10 Juni 2011) diakses dari https://www.theguardian.com/theguardian/2011/jun/10/patrick-leigh-fermor-obituary

Collier, Paul dan Anke Hoeffler. “On Economic Causes of Civil War.” Oxford Economic Papers 50, 4 (1998).

de Blij, Harm. “Geographical Reviews” The Geographical Review 103, 2 (2013): 304–314.

Fukuyama, Francis. "The End of History?", The National Interest, (Summer 1989).

Homer-Dixon, Thomas Fraser. “On The Threshold: Environmental Changes as Causes of Acute Conflict” International Security, Vol. 16, No. 2 (Fall 1991) diakses dari http://www.homerdixon.com/projects/thresh/thresh1.htm.

Homer-Dixon, Thomas Fraser. Environment, scarcity and violence. Princeton, NJ: Princeton University Press. 1999

http://www.robertdkaplan.com/robert_d_kaplan_reflections.htm

Huntington, Samuel P. “The Clash of Civilizations,” Foreign Affairs 72 (Summer 1992-1993)

Ibhawoh, Bonny. “Structural Adjustment, Authoritarianism and Human Rights in Africa” Comparative Studies of South Asia, Africa and the Middle East, Vol. XIX No. 1 (1999).

Joseph, Richard. “Democratization in Africa after 1989: Comparative and Theoretical Perspectives” dalam Lisa Anderson (ed.), Transition to Democracy, New York: Columbia University Press. 1999.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Nanto Sriyanto